Penetrasi Reksa Dana di Indonesia Masih Relatif Rendah

REDAKSIRIAU.CO, JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, saat ini, penetrasi reksa dana di Indonesia masih relatif rendah. Menurut data OJK per September 2016 total dana kelolaan reksa dana di Indonesia baru sekitar Rp309 triliun.

"Dibandingkan negara-negara lain, angka itu tergolong kecil, cuma sekitar 10,5% dibandingkan PDB Indonesia," kata Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan RI (OJK) Nurhaida dalam rilis Sabtu (5/11/2016).

Padahal, di Amerika Serikat total AUM sudah mencapai 100% PDB, Malaysia 55%, dan di Singapura bahkan sudah mencapai hampir 591% dari PDB. Jumlah investor reksa dana di Indonesia pun masih relatif sedikit.

Pada 2015 diperkirakan baru sekitar 250.000 orang. "Artinya, ini cuma sekitar 0,1% dari total populasi—masih terpaut jauh di bawah AS yang telah mencapai 28%, Malaysia 18%, dan bahkan Singapura yang sudah 30%," paparnya.

Ikuti Terus Redaksiriau.co Di Media Sosial

Tulis Komentar