Ini Penyebab Praktek Rentenir Tumbuh Subur di Riau

REDAKSIRIAU.CO, PEKANBARU - Luasnya wilayah serta masih belum semua kawasan di Provinsi Riau tersentuh Lembaga keuangan bank atau non bank, membuat praktek rentenir bisa tumbuh. Penyebabnya masyarakat yang jauh dari pusat kota lebih memilih rentenir berkedok jasa pinjam uang cepat. Hal tersebut disampaikan Deputi Bisnis Pegadaian Riau, Yulihasman Djamas. “Kita melihat Provinsi Riau ini rentan oleh praktek rentenir tersebut. Penyebabnya keterbatasan informasi dan keberadaan bank atau lembaga keuangan lain yang tidak menyentuh hingga pelosok. Karena Riau begitu luas,” sebutnya, Kamis (13/10/2016).

Bagaimana tidak, rentenir mengambil celah ketidaktahuan masyarakat dan kebutuhan dana cepat. Namun dana yang dipinjamkan acap kali dikenakan bunga tinggi. Sehingga jika angsuran macet pihak rentenir tidak segan-segan menyita aset peminjam, baik surat tanah, kendaraan hingga harga benda lainnya.

Untuk itu Djamas menyampaikan perlu adanya sinergisitas dengan pihak Pemerintah Daerah (Pemda). Terutama dalam mengedukasi masyarakat akan bahayanya transaksi dengan rentenir. “Seperti Pegadaian kita punya program sahabat desa, sementara ini hanya di Danau Bingkuang Kampar. Di sana kita sediakan Unit Pegadaian Keliling (UPK) ini untuk mencegah tumbuh kembangnya rentenir. Tidak menutup kemungkinan tahun depan kita tambah lagi desa binaan,” katanya.

Djamas berpesan agar masyarakat menghindari adanya memakai jasa rentenir. “Praktek rentenir atau sejenisnya itu bukan solusi. Malah bisa memiskinkan masyarakat,” sebutnya,

Sebab selain merugikan peminjam juga menganggu sektor perekonomian lokal. “Karena peminjam hanya sibuk memikirkan bagaimana membayarkan hutang yang bunganya tinggi. Membuat pembangunan daerah terganggu, sebab banyak masyarakat yang sibuk hanya mencari uang melunasi hutang,” katanya.

Djamas juga mendorong masyarakat untuk memanfaatkan produk-produk yang ada di Pegadaian. “Produk kita banyak, selain gadai ada Kreasi atau untuk investasi murah ada tabungan emas. Kita terus sosialisasikan bahwa bertransaksi di Pegadaian itu mudah, cepat, murah," pesan Djamas.

Ikuti Terus Redaksiriau.co Di Media Sosial

Tulis Komentar