Kakek-kakek di Inhil Cabuli Remaja Dengan Gangguan Jiwa

Ilustrasi
REDAKSIRIAU.CO, TEMBILAHAN - Aksi pencabulan kembali terjadi Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Provinsi Riau. Kali ini menimpa seorang perempuan berinisial FR warga di Kecamatan Enok, yang berusia 22 tahun.

Korban pencabulan diduga mengidap penyakit Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), sedangkan pelaku MA (50) merupakan seorang Lanjut Usia (Lansia).

Menurut keterangan yang disampaikan oleh Kapolres Inhil, korban diimingi oleh pelaku dengan membelikan es krim serta akan menyembuhkan penyakit ODGJ yang dialaminya, kemudian pelaku membawa korban kerumahnya yang berada di Jalan Pendidikan Kecamatan Enok Kabupaten Inhil, dirumah itulah aksi pencabutan tersebut dilakukan.

"Mendengar perkataan itu, kemudian korban menuruti bujukan dari pelaku yang kemudian dibawa kerumahnya," kata Kapolres Inhil, AKBP Hadi Wicaksono, Rabu (3/3/2016) sehari usai kejadian.

Aksi bejat itu diketahui oleh orangtua korban saat korban pulang dari rimah pelaku dengan membawa minuman es. Dengan rasa curiga, orang tua korban langsung menanyakan kepada korban tentang dari mana anaknya itu mendapatkan minuman es tersebut, lalu korban menjawab bahwa yang memberikan es itu adalah MA (pelaku).

"Saat ditanyai itu, korban juga mengeluhkan sakit pada bagian kemaluannya, lalu ditanya kembali oleh ibunya, kenapa sakit, siapa yang melakukan?," kata Hadi mencontohkan.

Mendapati kejadian tersebut, lanjut Hadi, ibu korban merasa tidak senang dan melaporkan dugaan tindak pidana pencabulan tersebut ke Polsek Enok guna dilakukan pemeriksaan dirumah pelaku paruh baya itu.

"Dari dugaan tersebut Polsek Enok melakukan Lidik di TKP benar adanya MA yang melakukan perbuatan bejat tersebut, dan saat ini masih dalam pengejaran pihak Kepolisian setempat karena telah melarikan diri," ringkasnya.

Sementara itu, barang bukti yang berhasil diamankan dari rumah pelaku berupa satu helai baju kaos, celana hawai karet warna hitam, dan celana dalam milik korban.

Ikuti Terus Redaksiriau.co Di Media Sosial

Tulis Komentar