Panwaslu Masih Kalangkabut Menyikapi Kampanye di Media Elektronik dan Cetak

Ilustrasi/Int

REDAKSIRIAU.CO - Ust Suhaidi selaku ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), menyampaikan bahwasanya Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) masih ragu atau bahasa kerennya kalangkabut menyikapi kampanye yang berada di media elektronik bahkan media cetak, hal ini disampaikan kepada Panitia Pengawas Kecamatan (PPK) sewaktu acara bimbingan teknis kampanye pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, serta Bupati dan Wakil Bupati, Selasa (27/02/2018) siang. 

Ust Suhaidi menilai belum adanya transparan dari panwaslu mengenai kampanye yang saat ini beredar dimedia elektronik bahkan media cetak, sebab masih banyak yang mengkapanyekan pasangan calon melalui media elektronik dan media cetak yang belum masuk waktunya, khususnya diKabupaten Inhil.

Menurut peraturan yang di sampaikan oleh Ust Suhaidi pada saat acara tersebut bahwasnya kampanye melalui media cetak dan elektronik terselenggara pada 10-Juni-2018 sampai 23-Juni-2018.

 "Saat ini masih banyak yang mengkapanyekan pasangan calon di media elektronik bahkan media cetak, serta ini wilayah Panwaslu untuk menyampaikan kepada media cetak dan elektronik," ucap Ust Suhaidi. 

Lanjutnya, kami dari KPU Kabupaten Inhil sudah menyampaikan untuk mengkapanyekan pasangan calon di media elektronik dan cetak 14 hari sebelum masa tenang dan pembersihan alat peraga kampanye, yang tepat pada 24 sampai 26 Juni 2018 berarti masa pembersihan hanya 3 hari. 

"Mengenai media Facebook, Whatsap dan elektronik lainnya sebagai wadah tim sukses mengkapanyekan pasangan calon belum ada ketegasan dari panwaslu untuk menidak lanjuti, itu termasuk unsur kampanye atau tidak,"paparnya.

Ust Suhaidi juga belum mengetahui detail mengenai kampanye di media cetak serta media elektronik, kemudian Ust Suhaidi berharap agar Panwslu cepat menanggapi akan kampanye di media cetak dan elektronik tersebut. (rls)

Ikuti Terus Redaksiriau.co Di Media Sosial

Tulis Komentar