Dimata Pengamat, Gubri Arsyadjuliandi Rachman Lamban Cenderung Gagal

PEKANBARU - Jika sosok HM Harris, Bupati Pelalawan, bakal calon Gubernur Riau 2018-2023, disebut pengamat sebagai sosok yang agresif dalam mensejahterakan rakyatnya, lalu bagaimana dengan sosok Arsyadjuliandi Rachman, Gubernur Riau saat ini? Saiman Pakpahan, Pengamat Politik Riau, yang juga Dosen Fakultas Ilmu Sosial Politik, Universitas Riau, menilai Arsyadjuliandi Rachman sosok yang lamban dan cenderung gagal memimpin Riau. Andi Rachman dinilai lebih konsen terhadap persoalan hukum yang dihadapi. "Kita melihat Arsyadjuliandi Rachman ini nyaris lima tahun menjadi Gubernur Riau, meski sebelumnya Plt. Tapi apa yang telah dibangunnya terhadap Riau," tanya Saiman Pakpahan, salah seorang Pengamat Politik Riau, ketika ditemui bertuahpos.com "Kalau saya melihat hampir tidak ada yang dilakukannya dan bisa dikatakan gagal," ujarnya. Sosok Arsyadjuliandi Rachman saat ini lanjut Saiman, cendrung low dari segala sisi. Andi Rachman levih fokus terhadap persoalan hukum, sehingga masyarakat yang perlu pembangunan tidak bisa diakomodasi. Akibatnya, masyarakat tidak bisa merasakan pembangunan. "Dengan kondisi pembangunan yang lambat saat ini, ditambah lagi dengan program sebelumnya yang banyak digesa, namun kemudian tidak digesa, akan menjadi poin negatif Arsyadjuliandi Rachman di mata masyarakat. Sehingga ini berdampak kepada masyarakat untuk berpikir dua kali untuk memilih Andi Rahman untuk melanjutkan kembali sebagai Gubernur Riau untuk periode 2018-2023.

Ikuti Terus Redaksiriau.co Di Media Sosial

Tulis Komentar