Ini Pemicu Anggota Polisi Bertindak Kriminal

PEKANBARU - Anggota kepolisian di Satker Polda Riau diminta untuk tetap bekerja profesional dalam menjalankan tugas. Sebab, tuntutan istri dan keluarga yang terlalu besar, jadi pemicu anggota polisi bisa bertindak kriminal. Hal ini ditegaskan oleh Kapolda Riau, Irjenpol Zulkarnain, Senin (4/9/2017). "Bagaimanapun kondisinya saya mewanti-wanti agar anggota polisi khususnya di Satker Polda Riau, harus tetap bekerja profesional. Jangan sampai karena tuntutan keluarga dan istri yang besar mengarah pada tindakan kriminal. Sehingga merugikan semua pihak," katanya. Seorang polisi dan pegawai negeri memang harus bisa dimengerti oleh keluarga dalam bekerja. Namun demikian, menurut dia untuk pendapatan seorang polisi seharusnya cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Ada banyak kasus di internal kepolisian, di mana masalah keluarga malah membuat kinerja berkurang bahkan terjerumus dalam tindakan kriminalitas. "Kami juga menyadari, bahkan ada orangtua dan keluarga lain menggantungkan ekonomi keluarga kepada anaknya. Ujung-ujungnya dia terpaksa mencari tambahan. Belum lagi istri juga meminta tuntutan yang tinggi. Akibatnya, ada juga mereka harus dipecat dari satuan kepolisian," sambungnya. Dia berharap dalam situasi seperti ini, tuntutan profesionalitas seorang anggota polisi betul-betul harus dijaga. Jangan sampai hanya karena masalah kecil membuat keluarga dan satuan malu, sehingga mengharuskan dia dikeluarkan secara tidak terhormat dari anggota kepolisian.

Ikuti Terus Redaksiriau.co Di Media Sosial

Tulis Komentar